SSP© Blog – Saat memilih payment gatewat merupakan proses paling penting untuk bisnis eCommerce Anda. Banyak faktor yang perlu dipertimbangkan dan dipilih untuk mengambil putusan. Dapat dimengerti apabila Anda merasa bingung sewaktu memilih payment gateway di Indonesia yang begitu banyak. Namun, tidak perlu khawatir. Tulisan ini akan membahas bagaimana tips untuk memilih payment gateway di Indonesia yang cocok untuk bisnis eCommerce Anda.

Berikut ini adalah informasi cara memilih payment gateway yang tepat, sehingga Anda dapat terbantu untuk membuat keputusan yang bijak dalam memilih payment gateway yang dirasa cocok.

#1 Preferensi Metode Pembayaran

Lihat dan analisis terlebih dahulu metode pembayaran bagi bisnis eCommerce Anda. Karena sangat penting Anda menganalisis bagaimana nantinya kustomer di bisnis Anda cara membayarnya. Jika Anda hanya berlangganan payment gateway tanpa mengetahui kemungkinan orang akan menggunakannya, maka akan sia-sia belaka. Misalnya, jika Anda menargetkan lokasi di mana orang merasa nyaman untuk membayar dengan Kartu Kredit saja, maka memberi mereka pilihan selain kartu kredit malah bikin berlebihan. Bahkan bisa menjadi lebih buruk lagi jika toko online Anda memiliki semua metode pembayaran lainnya kecuali kartu kredit. Anda mungkin akhirnya kehilangan penjualan Anda. Jadi, tolong lakukan penelitian untuk mengetahui preferensi pelanggan Anda.

Pasar menarik di Indonesia adalah jarangnya calon konsumber berbelanja dengan menggunakan kartu kredit. Maka Anda harus mencari alternatif dengan menggunakan payment gateway yang memiliki opsi akun bank yang beragam. Hal ini tentu akan memudahkan calon konsumen memilih preferensi pembayarannya sesuai rekening yang dimilikinya.

#2 Biaya Payment Gateway

Dalam sebuah bisnis yang Anda kelola, tentu melihat dari sisi keuntungan. Analisis kembali biaya yang perlu dikeluarkan untuk sebuah payment gateway. Semakin rendah biaya yang dikeluarkan, tentu lebih memberi keuntungan.

Dalam memilih gateway, biasanya Anda akan menemukan tiga biaya berbeda yang bervariasi menurut perusahaan tersebut: biaya bulanan, biaya transaksi, dan biaya setup. Beberapa tools akan memerlukan biaya keanggotaan, ditagih setiap bulan, karena membiarkan Anda menggunakan layanan mereka, sementara yang lain hanya akan mengenakan potongan datar atau persentase dari setiap transaksi. Biaya setup, walaupun biasanya kecil, merupakan biaya satu kali yang akan Anda hadapi saat awalnya menyiapkan payment gateway.

Beberapa perusahaan pembayaran tersebut tidak akan mengenakan biaya setup tapi biaya per transaksi mereka lebih tinggi. Penentu terbaik dari faktor ini adalah keuntungan marjinal & harga jual produk Anda. Jika harga jual dan keuntungan produk Anda tinggi, Anda harus melanjutkan dengan payment gateway yang mengenakan biaya setup satu kali tapi biaya per transaksi mereka rendah. Contoh payment gateway murah di Indonesia adalah SSP©.

Maka hal ini penting untuk merencanakan anggaran dan visi perusahaan Anda sebelum meneliti biaya dan ongkos. Banyak payment gateway yang lebih kecil tidak mengenakan biaya bulanan, namun sistem yang lebih kuat mungkin lebih baik untuk bisnis Anda jika Anda mengharapkan pertumbuhan yang cepat.

#3 Periksa Latar Belakang Perusahaan Penyedia Payment Gateway

Analisis pada penyedia payment gateway di Indonesia. Anda harus menyempatkan periksa bagaimana perusahaan payment gateway bekerja sebelum Anda berlangganan. Mulai dari memeriksa catatan masa lalu, daftar hitam, atau masalah-masalah yang dihadapinya melalui pencarian. Anda dapat bertanya melalui testimoni yang pernah menggunakan layanan tersebut. Apakah pemecahan masalah pada saat error atau saat downtime dapat ter-cover dengan segera. Ini tentu sangat penting dengan kelancaran bisnis Anda.

#4 Pembayaran Mobile

Pada masa mendatang, pembayaran lewat mobile atau smartphone adalah kemutlakan. Pembayaran mobile akan menggantikan pembayaran lewat kartu kredit. Maka payment gatewat dengan fitur pembayaran mobile adalah yang harus dicari. Dengan fungsi ini bisa memudahkan konsumen mentrasnfer uang lewat perangkat mobile-nya.

Sebagai pemilik startup, mungkin mudah untuk mengabaikan fitur ini sebagai tidak perlu saat membangun perusahaan Anda. Namun, masuknya pembayaran seluler mungkin akan membuat Anda tertarik pada demografi pengadopsi awal teknologi yang hebat. Jika Anda memilih untuk tidak memasukkan pembayaran seluler saat meluncurkan perusahaan Anda, pertimbangkan untuk memasukkan fungsi ini ke iterasi mendatang.

Itu dia ulasan tentang 4 Tips Untuk Memilih Payment Gateway yang Terpercaya Untuk Bisnis eCommerce Anda. Hubungi SSP© apabila Anda ingin mengontak soal apapun.

2 KOMENTAR

Tinggalkan Balasan