Press Release: Koperasi DIY Terapkan Digital System

0
186
digital system ssp untuk koperasi diy
digital system ssp untuk koperasi diy

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA – Koperasi di DIY siap menerapkan sistem transaksi berbasis aplikasi Android. Melalui aplikasi bernama smart cooperative dari perusahaan berbasis IT, PT Sydeco berbagai kelebihan bisa diperoleh oleh koperasi dan juga Kementrian Koperasi dan Usaha Kecil Mikro (UKM).

Smart cooperative merupakan sebuah sistem aplikasi yang membantu koperasi dalam menjalankan usahanya. Aplikasi ini akan mempermudah berbagai pihak yang terlibat dalam koperasi seperti anggota, koperasi dan juga Kementrian Koperasi dan UKM.

“Era teknologi informasi sudah tidak bisa dihindari lagi. Koperasi dan UKM harus siap menghadapi perubahan,” kata President Director PT Sydeco, Patrick Houyoux, kemarin.

Patrick menambahkan, pihaknya memang berkonsentrasi untuk menguatkan koperasi, karena koperasi merupakan soko guru perekonomian Indonesia. Jika koperasi tidak kuat maka akan membuat perekonomian di tanah air menjadi goyah.

Business Analyst and Product Manager PT Sydeco, Deddy Gunawan mengatakan, dengan sistem smart cooperative ini seluruh transaksi keuangan dari koperasi yang tidak hanya terintegrasi dengan masing-masing koperasi, tetapi bisa disambungkan dengan anggota serta dimonitor langsung oleh Kementrian Koperasi UKM.

Smart cooperative ini terintegrasi langsung dengan Secure System Of Payment (SSP). Aplikasi ini sudah bisa diunduh di playstore dengan smartphone android.

Aplikasi SSP adalah aplikasi pembayaran berbagai macam transaksi mulai dari pulsa seluler, pulsa listrik, tagihan listrik dan pembayaran lainnya.

Kedua aplikasi, yaitu smart cooperative dan juga SSP akan terintegrasi untuk mempermudah transaksi dari koperasi. “Semangat kami mengefektifkan kerja koperasi yaitu dengan meminimalisir transaksi tunai dipindah ke elektronik,”jelasnya.

Kelebihan dari penerapan smart cooperative ini, anggota bisa mendapatkan informasi sisa hasil usaha (SHU), pelatihan, seminar, training kementrian atau koperasi, transaksi online koperasi, pembelian pulsa listrik, tagihan telepon, tiket pesawat, tiket kereta bahkan transfer uang antar anggota.

“Informasi itu ditampilkan secara real time, sehingga Kemenkop UKM tidak perlu bersusah payah melakukan pendataan,” ujarnya.

Sebagai pilot project di Indonesia, aplikasi smart cooperative ini akan diterapkan di tiga koperasi di Yogyakarta. Meski sudah diterapkan, aplikasi smart cooperative ini belum ada di playstore.

Namun bagi koperasi yang menginginkan aplikasi ini bisa mendapatkan secara cuma-cuma dari perusahaannya. (*)

Sumber: http://jogja.tribunnews.com/2016/08/14/koperasi-diy-terapkan-digital-system | Jogja.Tribunnews.com (14 Agustus 2016)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here